Tips teknologi, keuangan, gaya hidup, hingga berita. Dirakit ulang dengan layout glass & tipografi modern.
Login untuk mendapatkan followers gratis.





13 artikel
EnergiIndonesia menetapkan transisi tiga bulan untuk penerapan biodiesel B50, dengan target seluruh solar nasional mengandung 50% biodiesel berbasis sawit mulai 1 Oktober 2026. Kebijakan ini berdampak besar pada distributor BBM, kebutuhan minyak sawit, serta strategi ketahanan energi nasional.
EnergiHarga Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite, dan avtur turun mulai 1 Juli 2026. Penyesuaian ini berpotensi meringankan beban konsumen, menekan biaya logistik, serta memberi ruang efisiensi bagi maskapai di tengah dinamika harga minyak dunia.
EnergiKrisis gas industri memasuki fase krusial: kuota resmi menyusut, realisasi fisik baru 60-70%, sementara manufaktur membutuhkan energi stabil untuk menjaga produksi. Kementerian Perindustrian meminta AGIT disalurkan penuh karena harga kompetitif tidak akan efektif tanpa kepastian volume di lapangan.
EnergiBiosolar B50 mulai berlaku 1 Juli dengan janji utama berupa penurunan emisi karbon dan pengurangan impor solar. Namun, campuran biodiesel 50 persen juga menuntut perhatian lebih pada filter, sistem bahan bakar, dan kompatibilitas mesin diesel agar manfaat kebijakan tidak terganggu oleh masalah teknis.
EnergiB50 mulai berlaku 1 Juli 2026 dengan masa transisi tiga bulan sebelum penjualan penuh di seluruh SPBU pada 1 Oktober 2026. Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi, memangkas impor solar, dan meningkatkan serapan CPO domestik, namun keberhasilannya bergantung pada kesiapan distribusi, mutu pencampuran, serta disiplin badan usaha.
EnergiMandat B50 mulai berlaku pada 1 Juli 2026 dan mewajibkan pencampuran biodiesel 50 persen dalam solar, dengan masa transisi terbatas bagi stok B40 hingga 30 September 2026. Kebijakan ini memperbesar permintaan CPO dan membuka peluang bagi produsen biodiesel, tetapi juga menambah tekanan pada logistik, mutu, pembiayaan dana sawit, serta kepatuhan badan usaha.
EnergiAsaki mendorong kuota HGBT industri keramik kembali menjadi 80 persen agar biaya energi terkendali, daya saing pulih, dan risiko PHK menurun. Dengan harga LNG turun menjadi 13 dollar AS per MMBTU, sektor keramik melihat peluang ekspansi Rp12 triliun, tambahan kapasitas 80 juta meter persegi, dan penyerapan 6.000 pekerja baru.
EnergiHarga LNG industri non-HGBT dipangkas sekitar 37% menjadi US$13 per MMBtu, memberi ruang penurunan biaya produksi bagi sektor padat energi seperti keramik. Dampak ke margin PGAS tetap perlu dicermati, tetapi beban penurunan harga diperkirakan tidak dipikul sendiri oleh hilir karena pemerintah membaginya di sepanjang rantai pasok.